Saenal, Mahasiswa Unsa Makassar Pimpin Komunitas Pejiwa Sosial Makassar

Laporan: Muh Ikbal Syarifuddin 
Aktifis Pers Universitas Sawerigading Makassar 
 
MAKASSAR – Saenal Syam (26), anak dari pasangan Sampe dan Sitti Aminah, keduanya sudah meninggal dunia.
 
Anak bungsu dari 7 bersaudara ini merupakan mahasiswa sosiologi Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, menyandarkan hidup bersama saudaranya.
 
Kepada media, Senin (7/5/2018), Saenal  katakan, dari keluarga sederhana hidup serba pas-pasan sehingga,  tidak mundur dan berputus asa menjalani hidup dalam kesehariannya.
 
Pada usia 7 tahun, Saenal mendapat ujian dari sang pencipta. Ayah yang sangat  disayangi meninggalkan untuk selama lamanya.
 
Menginjak  umur 11 tahun, dia kembali mendapat cobaan begitu besar, ibu yang juga beliau sayangi dan dicintai menghembuskan nafas terakhir menyusul sang suami menghadap Allah SWT
 
Ditinggalkan kedua orang tua tentu bukan hal yang mudah bagi Saenal karena ia harus menjalani hidup dengan begitu banyak perjuangan dan tantangan harus dilaluinya tanpa kedua orang tua. 
 
“Memang berat, sedih bahkan hampa bagaikan anak ayam kehilangan induk tanpa orang tua, tetapi tidak boleh berputus asa,  saya harus kuat dan bangkit menjadi pribadi mandiri, katanya.
 
Hari demi hari dilalui Saenal tanpa dampingan orang tua. Tekad dan niat membahagiakan ayah dan ibu, kini hanya tinggal sebuah kenangan tetapi ia yakin bahwa orang tua diatas sana bangga terhadapnya.
 
Menjadi mahasiswa Universitas  Sawerigading Makassar bukan suatu hal mudah bagi pria kelahiran 1992, karena ia harus bekerja keras membiayai sendiri kuliah serta kehidupan sehari harinya. 
 
Aktif dalam berorganisasi sejak SMA pria kelahiran Ujung Pandang ini, telah menjadi pemimpin organisasi KPS (Komunitas Pejiwa Sosial) Makassar dan dia  merupakan pendiri dari komunitas tersebut yang mulai hadir sejak  21 Januari 2018.
 
“Adanya komunitas ini merupakan suatu bentuk kepedulian kepada kaum-kaum dhuafah yang memerlukan bantuan baik itu dari para darmawan maupun dari diri sendiri, ungkapnya.
 
KPS Makassar periode pertama dipimpin Ketua, Zaenal Syam. Bendahara, Nur Alim dan Bendahara, Herianti.
 
Selain komunitas pejiwa sosial dia juga merupakan anggota dari HMJ Sosiologi  Unsa Makassar.
 
 
Berdoa, keteguhan,  kesabaran,  kedisiplinan,  dan usaha keras merupakan segala kunci pada kesuksesan, kata Saenal. 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of