Putra Papua Yudisium Unsa Makassaar

Putra Papua Yudisium Unsa Makassaar

Laporan : Sitti Fauziah. M
Mahasiswa Universitas Sawerigading Makassar

Frans Devis Monim merupakan Pria kelahiran Putali Sentani Jayapura 7 Januari 1979 yang telah menyelesaikan Pendidikan Sarjana Sosiologi di bawah pimpinan Rektor Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H.M.H, Rabu (31/7/2019).

Anak ke-5 dari 9 bersaudara ini lahir dari Almarhum Ibu Yakoba Mehue Monim dan Bapak Nikolas Monim dengan keadaan yang normal sehat jasmani dan rohani, namun sejak usia 4 tahun naasnya ia mengalami musibah sehingga dirinya menjadi Penyandang Disabilitas.

Devis sapaan akrabnya Kepada Media Kampus, Kamis (22/8/2019) menjelaskan, sebelum mengenal Unsa saya pernah kuliah di Papua tepatnya di Sekolah Tinggi Teologia Walterpos Jayapura Jurusan Gereja dan Masyarakat.

Saya juga pernah menjadi Ketua Pemuda Daerah Dafonsoro Jayapura Tahun 2006-2011, tetapi kandas dikarenakan adanya suatu hal yang tidak bisa diabaikan, Lanjutnya.

“Jadi saya coba merantau di Makassar, disitu saya merasa bahwa Tuhan telah membuka jalan bagi saya untuk kuliah dengan dipertemukan oleh keluarga baru yaitu Yayasan Perguruan Tinggi Unsa sehingga menumbuhkan kembali semangat untuk kuliah,” Jelas Pria darah Papua.

Kesan dan Pesan Putra Papua ini selama berada di Unsa :

Rasa kekeluargaan yang sangat kuat, walaupun terdapat banyak perbedaan tetapi saya tidak pernah merasa ada pembeda dari kita karena semua menjadi keluarga, baik itu dosen maupun mahasiswanya yang luar biasa baik.

“Pesan saya, sosialisakanlah rasa kekeluargaan ini demi kemajuan Unsa kedepannya yang lebih baik, masa depan sungguh ada dan harapan tak akan hilang,” tandasnya.

“Semoga ilmu pengetahuan yang saya dapat selama 4 Tahun di Unsa bisa bermanfaat bagi pribadi, keluarga dan lingkungan masyarakat dimanapun saya berada sehingga saya dapat merealisasikannya,” Tutupnya.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of